Minggu, 04 Agustus 2013

Renungan Hari Ini: Senin, 05 Agustus 2013


BANGUNLAH SEGERA
(1 Petrus 5:1-11)
“Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu , si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-ngaum dan mencari orang yang dapat ditelannya” (ayat 8)


            Seorang anak dibangunkan oleh kedua orang tuanya pada subuh hari dan memerintahkan  supaya bangun segera.  Di belakang rumah mereka api sudah membesar dan melahap beberapa rumah para tetangga dan tinggal sedikit waktu saja api itu akan segera tiba pada rumah mereka dan juga akan melahap rumah mereka. Sang ibu yang sedang sibuk menyelamatkan bagian penting yang layak untuk diselamatkan namun anak yang dibangunkan tadi tak kunjung bangun dari tidurnya. Ia masih merasa suara ribut manusia yang ada di luar itu seolah-olah seperti sebuah mimpi. Hingga akhirnya sang ayah menyeret sang anak sehingga ia bisa bangun dan segera bergegas menyelamatkan diri.
            Seperti api yang begitu cepat melahap rumah yang jaraknya saling berdekatan, begitupun buasnya iblis dalam mencari dan membinasakan mangsanya. Firman Tuhan ini memberikan gambaran yang lain, bahwa ia seperti singa yang mengaum-ngaum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Uniknya dikatakan bahwa si Iblis berjalan keliling untuk mencari mangsa. Ia tidak bisa diam, ia akan berusaha mencari celah yang mulus supaya ia bisa masuk ke dalam hati manusia untuk melakukan aksinya, yakni membuat manusia itu jauh dari Allah. Merusak hubungan manusia dengan Allah, juga merusak hubungan manusia dengan sesamanya; orang tua, anak-anak, tetangga dan para sahabat. Itulah pekerjaan si Iblis.
            Bagaimana dengan kita saat ini? Waktu akan terus berjalan meninggalkan masa muda kita. Apakah kita sadar terus akan hal ini? Ataukah kita masih juga tertidur dengan zona aman kita, dan merasa hidup kita ini seperti mimpi yang tidak ada apa-apanya? Ya Bangunlah segera, sebab jerat Iblis menjalar membakar habis hidup orang yang patah semangat; yang terus menerus merasa lelah atas hidupnya. Ia terus berkeliling mencari mangsa, yaitu kita yang merasa putus asa, kita yang terus menerus menggerutu, kita yang terus merasa lelah untuk menjalani hidup karena banyaknya pergumulan dan sebagainya. Mari kita pakai penderitaan apapun yang kita hadapi sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Sebab jika tidak situasi itu akan dipakai oleh Iblis untuk menjerat kita. Sebab ia sangat jahat dan hendak membuat kita binasa sama seperti kita. By: Ev. Martupa Manalu, S.Th., M.Div.

Komitmen
Saya mau sadar, TUHAN. Saya mau bangun dari keterpurukanku, sebab kini ku sadari bahwa iblis menginginkan saya binasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar